Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Dan Pangdam V/Brawijaya Buka Lomba Lari “Brawijaya Run 10 K”

0
329

DERAP.ID || Surabaya,- Memperingati HUT ke-71 Kodam V Brawijaya pada Minggu pagi (26/1/2020), Kodam V Brawijaya menggelar lomba lari 10K yang diikuti 6000 peserta, baik dari TNI-Polri, Forkopimda maupun masyarakat umum. Acara yang mengambil start Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya, ini berlangsung meriah.
Panglima Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe PB, mengatakan, lomba lari adalah bagian sarana menjaga kebugaran tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memupuk kebersamaan dan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat.
“Lomba lari ini untuk menjaga kebugaran tubuh kita, memupuk kebersamaan, dan menjalin silaturahim. Saya minta selama pelaksanaan, seluruh peserta menjaga ketertiban, keamanan, serta keselamatan masing-masing. Utamanya kemampuan dan kekuatan individu,” demikian disampaikan Mayjen TNI Wisnoe. Pangdam menambahkan, kegiatan lomba lari ini akan digelar rutin setiap tahun saat HUT Kodam V Brawijaya. “Pasti, kegiatan ini akan dijadikan rutinitas setiap tahunnya,” tambahnya pada awak media.
Sementara itu, di tempat yang sama, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu membangun sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kodam V Brawijaya. “Dalam HUT kali ini, diharapkan tercipta bangunan kekuatan dan kebersamaan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kodam V Brawijaya, juga masyarakat,” ujar Khofifah.
Khofifah berharap, lomba lari yang digelar Kodam V Brawijaya ini, lahir atlet-atlet muda yang dapat bersaing di kancah nasional, maupun internasional. “Kalau ini (lomba lari) sudah menjadi tradisi di HUT Kodam V Brawijaya, akan lahir sprinter-sprinter muda yang termotivasi tingkat nasional maupun internasional,” harap Gubernur Jatim.
Ada pun rute yang dilalui peserta lomba lari, start di Lapangan Kodam V Brawijaya menuju Jl. Gajah Mada – Jl. Gunung Sari – Jl. Jayabaya – Jl. Darmo – Jl. Pandegiling – Jl. Imam Bonjol – Jl. RA Kartini – Jl. Diponegoro – Jl. Ciliwung – Jl. Adityawarman – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Kestarian, finish di Makodam V Brawijaya. Usai memasuki garis finish, peserta lomba lari dihibur panggung gembira, serta pembagian doorprize sebagai penutup.
Tapi sayang perlengkapan lomba kurang memadai, yang seharusnya ada kamera pengawas di area Start dan Finis ini tidak dipasang. Selain itu, kurangnya koordinasi antar panitia terlihat saat para peserta mencapai garis finis. Ada beberapa peserta yang sempat protes kepanitia, seperti peserta dari Naval Academy TNI-AL dan peserta dari TNI-AU ini terkait tidak adanya kamera pengawas dan kurang koordinasinya antar panitia dalam menilai siap siapa peserta yang masuk garis finis.(Budi R-Gt )