Prajurit Satuan Lintas Laut Militer Surabaya Mengikuti Latihan Menembak Senjata Laras Panjang Dan Pistol Di Lapangan Tembak Krida Braja, AAL, Bumimoro

0
348

DERAP.ID || Surabaya ,- Prajurit Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya mengikuti latihan menembak senjata laras panjang dan pistol di lapangan tembak Krida Braja, AAL, Bumimoro, Surabaya, Kamis (23/1). Latihan menembak ini merupakan bagian dari program kerja Staf Operasi (Sops) Satlinlamil Surabaya.

Tujuannya untuk merefresh kembali pengetahuan yang dimiliki setiap prajurit sekaligus menambah keterampilan  serta skill yang dimiliki. Latihan yang dipimpin langsung Kasiops Satlinlamil Surabaya Mayor Laut (P) Ari Wibowo ini, juga bertujuan untuk menjaring bibit atlet menembak Satlinlamil Surabaya.

Latihan diawali dengan briefing oleh Kasiops Satlinlamil Surabaya yang menekankan kepada seluruh peserta untuk mentaati dan memperhatikan instruksi yang  diberikan pelatih agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Latihan diikuti 110 orang terdiri dari 100 peserta dari unsur KRI dan Staf, yang didukung 10 orang pelatih. Untuk perwira berlatih menembak laras pendek menggunakan pistol jenis M4 kaliber 5,56 mm dan K7 kaliber 9 mm, sedangkan prajurit Bintara dan tamtama menembak laras panjang menggunakan senjata jenis SS1.

Komandan Satlinlamil Surabaya Kolonel Laut (P) Heri Prihartanto menuturkan bahwa ketepatan perkenaan tembakan seorang prajurit bukan hanya dihasilkan oleh pengetahuan teori saja tapi harus rutin berlatih sehingga akan lebih familiar dengan senjata yang digunakan.

Ia juga menjelaskan, sebelum melaksanakan penilaian, para petembak laras pendek maupun laras panjang diberi kesempatan untuk melaksanakan tembak percobaan dengan lima peluru. Sedangkan untuk penilaian menembak laras pendek jenis slow fire dilaksanakan dua kali dengan masing-masing sepuluh peluru, dan untuk penilaian menembak laras panjang dilaksanakan dengan tiga sikap, yaitu tiarap, duduk dan berdiri, yang masing-masing menggunakan sepuluh peluru.

“Latihan ini dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik senjata,” ujar mantan Komandan Lanal Sibolga ini.

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. menegaskan kemahiran menembak bagi prajurit Kolinlamil adalah sebuah kewajiban. Untuk itu latihan menembak harus rutun dilaksanakan untuk meningkatkan kemahiran menembak baik secara perorangan maupun tim (kesatuan) sehingga mampu menggunakan senjata dengan baik sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. (Budi R ).